Oleh Fitri Utami
“Kenapa sekarang rasanya sulit sekali jatuh cinta?”
Mungkin pertanyaan itu pernah terlintas di benak kita. Dulu, rasanya mudah sekali menyukai seseorang. Senyum kecil saja bisa membuat hati berbunga-bunga. Perhatian sederhana terasa begitu istimewa.
Namun, semakin dewasa, hati justru terasa lebih berhati-hati. Apakah hati kita mengeras? Belum tentu. Bisa jadi Allah sedang mendewasakan cara kita mencintai.
Dalam Islam, cinta bukan sekadar rasa yang datang lalu dikejar. Cinta adalah amanah yang kelak dipertanggungjawabkan. Karena itu, semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa memilih pasangan hidup bukan hanya tentang siapa yang membuat hati berdebar, tetapi siapa yang dapat mengantarkan kita semakin dekat kepada Allah.
Rasulullah ﷺ mengajarkan agar memilih pasangan karena agamanya. Bukan berarti mengabaikan rasa cinta, tetapi menjadikan agama sebagai fondasi, karena kecantikan, harta, maupun kedudukan dapat berubah. Akhlak dan ketakwaanlah yang menjadi penopang sebuah rumah tangga.
Semakin dewasa, pertimbangan kita pun bertambah. Bukan lagi sekadar, “Apakah aku menyukainya?” Melainkan:
- Apakah dia menjaga salatnya?
- Apakah lisannya baik?
- Apakah dia bertanggung jawab?
- Apakah dia akan menjadi pasangan yang membimbingku menuju surga?
- Apakah kami bisa saling menolong dalam ketaatan?
Mungkin inilah sebabnya jatuh cinta terasa lebih sulit. Bukan karena kita kehilangan kemampuan mencintai, tetapi karena kita tidak lagi ingin sekadar jatuh. Kita ingin melangkah dengan sadar.
Dalam Islam, hati juga diajarkan untuk tidak bergantung kepada manusia. Sebab manusia bisa berubah, pergi, bahkan mengecewakan. Hanya Allah yang tidak pernah mengecewakan hamba-Nya.
Ketika hati sudah dipenuhi cinta kepada Allah, kita tidak lagi mencari seseorang untuk mengisi kekosongan. Kita mencari seseorang yang dapat menemani perjalanan menuju ridha-Nya.
Maka, jika hari ini belum dipertemukan dengan orang yang tepat, jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa Allah sedang menjauhkan cinta darimu.
Bisa jadi Allah sedang menjaga hatimu.
Bisa jadi Allah sedang memperbaiki dirimu.
Atau bisa jadi, Allah sedang mempersiapkan seseorang yang juga sedang dipantaskan untukmu.
Karena dalam Islam, tujuan cinta bukan hanya hidup bersama di dunia, tetapi saling menggenggam tangan hingga menuju surga.
Mungkin benar, semakin dewasa kita memang semakin sulit jatuh cinta.
Namun semoga, ketika cinta itu datang, ia bukan hanya membuat hati berdebar, melainkan juga membuat kita semakin dekat kepada Allah.










Leave a Reply
View Comments