Oleh Tri Nur Yuliana
Tahu nggak, kurban merupakan salah satu ibadah penting loh! Ibadah ini dilaksanakan umat islam seluruh dunia pada Hari Raya Idul Adha.
Berkurban bukan sekedar menyembelih hewan atau membagikan daging. Di balik ibadah ini, banyak pelajaran dan momen berharga yang membekas di hati.
Terdapat rasa syukur yang begitu besar, karena Allah SWT masih mempertemukan kita dengan salah satu ibadah utama ini.
Dari berkurban kita belajar tentang keikhlasan, ketakwaan, dan pengorbanan baik harta, tenaga, maupun waktu dalam menjalankan perintah Allah SWT, seperti yang dikisahkan pada Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam surat As-Shoffat ayat 102:
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
Artinya : “Maka ketika anak itu telah sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, Nabi Ibrahim berkata: Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab: “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) padamu! InsyaAllah engkau mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
Di kisah ini keimanan dan ketakwaan Nabi Ibrahim diuji oleh Allah SWT dengan diperintah untuk menyembelih putranya sendiri yakni Nabi Ismail. Sebagai hamba yang patuh pada Allah, Nabi Ibrahim dengan ikhlas mengorbankan anaknya dan Nabi Ismail pun sabar dalam menerimanya. Namun, sebelum penyembelihan itu terjadi, Allah telah mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba. Dari peristiwa ini menunjukkan puncak pengabdian dan keimanan luar biasa dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
Terdapat pula rasa kebersamaan yang tumbuh saling membantu. Mulai dari mempersiapkan lokasi penyembelihan, bergotong royong dalam proses penyembelihan, mencacah daging , hingga membagikannya kepada masyarakat sekitar.
Semua itu dilakukan bersama, tanpa memandang usia, jabatan, maupun latar belakang.
Dan yang paling bikin terharu ialah melihat senyum bahagia para penerima daging kurban.
Momen itu mengingatkan kita bahwa kurban bukan hanya tentang ibadah kepada Allah, tetapi juga tentang kepeduliaan sosial dan berbagi kepada sesama. Karena dari situlah, persaudaraan dan kebahagiaan tumbuh bersama.
Jadi kalau ditanya apa yang paling berkesan saat berkurban?
Mungkin jawabannya bukan tentang daging yang dibagikan. Tetapi tentang rasa syukur, kebersamaan, dan senyum bahagia yang hadir melalui ibadah kurban ini.










Leave a Reply
View Comments