Oleh Nabila Kartika Luthfa
Assalamu’alaikum Sobat Generus Indonesia! Pernah nggak sih ngerasa ragu mau sedekah karena takut saldo ATM makin tipis? Wajar, itu manusiawi. Tapi, Ust. Nurfauzan Syahru Darmawan dalam tayangan Oase Hikmah LDII TV ngajak kita buat liat dari sudut pandang yang beda.
Di balik tiap rupiah yang kita keluarin buat bangun masjid atau bantu anak yatim, ada janji Allah yang nggak main-main yaitu keberkahan yang berlipat ganda. Mengutip dari Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 261, Allah berfirman :
مَثَلُ الَّذِیْنَ یُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِیْ سَبِیْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِیْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ؕ وَاللّٰهُ یُضٰعِفُ لِمَنْ یَّشَآءُ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِیْمٌ
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Ust. Nurfauzan menyebutkan ayat tersebut menjadi motivasi untuk diri kita agar kita tidak merasa pelit untuk bersedekah untuk kelancaran agama Allah. Allah telah menjanjikan pahala 700 kali lipatan pahala setiap kita sedekah.
Tapi, ada syarat dan ketentuannya karena pahala itu rapuh banget. Ada beberapa hal yang tidak boleh diikutsertakan ketika bersedekah, karena dapat berakibat pahala rusak. QS. Al Baqarah Ayat 262
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ثُمَّ لَا يُتْبِعُونَ مَآ أَنفَقُوا۟ مَنًّۭا وَلَآ أَذًۭى ۙ لَّهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ .
“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”.
Jangan sampai sedekah kita, jadi tiba-tiba pahala kita “nol” lagi cuma gara-gara satu kalimat: “Kalau bukan karena gue…” atau kalimat pedas yang bikin si penerima sakit hati. Jangan sampai ya Sobat Gen!
Ust. Nurfauzan berpesan agar kita senantiasa menjaga kemurnian sedekah tanpa disertai dengan sikap mengungkit-ungkit ataupun ucapan yang dapat melukai perasaan orang lain. Dengan menjauhkan diri dari perilaku yang merusak pahala tersebut, diharapkan harta yang telah dikeluarkan dengan tulus dapat membuahkan ganjaran yang besar. Keep it Humble ya Sobat Gen! Wassalamu’alaikum Wr.Wb.










Leave a Reply
View Comments