Lari bareng-bareng jadi salah satu kegiatan yang lagi digemari anak-anak muda, tak terkecuali di Sukoharjo. Sebenarnya sih mereka sudah punya kegiatan positif, misalnya setiap minggu mengadakan pengajian.
Tapi, ibadah juga butuh badan yang sehat dan pikiran yang fresh. Yup, olahraga bareng jadi solusi, vibes-nya dapet, sehatnya juga dapet. Penasaran? Yuk, simak keseruannya!
Setuju tidak, Kalau yang disenangi pemuda-pemudi zaman sekarang itu FOMO. Tapi tenang, FOMO kali ini dalam hal baik. Salah satunya adalah tren olahraga yang lagi naik daun, yaitu lari. Running kini jadi olahraga favorit banyak kalangan, terutama anak muda. Simple, fleksibel, dan bisa dilakukan bareng-bareng.
Melihat tren positif ini, beberapa generus di Sukoharjo, Jawa Tengah, berhasil membentuk komunitas lari yang diikuti anak-anak muda alias generus se-Sukoharjo. Meski skalanya belum terlalu besar, komunitas ini sudah mulai menarik perhatian generus dari luar daerah. Komunitas ini dikenal dengan nama Genrun (Generus Running).
Genrun bukan sekadar tempat kumpul para pecinta lari, tapi juga menjadi wadah untuk mengajak generus yang biasanya malas olahraga agar mau bergerak bareng. Dengan adanya Genrun, generus bisa menemukan partner olahraga yang sefrekuensi. Nggak cuma soal sehat, banyak nilai positif lain yang bisa didapat, seperti relasi dan kebersamaan. Ngobrol santai, tukar pikiran, sampai candaan ringan setelah lari jadi momen kecil yang hangat dan berkesan.
Komunitas lari yang baru dibentuk pada September ini sudah berjalan hingga dua volume kegiatan. Vol. 1 dilaksanakan di akhir September dengan peserta sekitar 45 orang, putra dan putri. Antusiasme yang tinggi membuat Vol. 2 kembali digelar dengan jumlah peserta yang semakin bertambah. Ini membuktikan bahwa kegiatan positif di luar pengajian juga mampu menarik minat generus zaman sekarang atau yang akrab disebut generus Gen-Z.
Pada dua volume tersebut, kegiatan berlangsung tertib dan seru. Tertib dalam pengambilan rute yang melewati perkampungan dan jalan umum, tanpa menguasai seluruh badan jalan. Serunya makin terasa saat rest after run dan sesi foto bersama sambil meneriakkan jargon, “Generus Running… Sehat Barokah!!!” dengan pose khas mengangkat satu tangan. Kebersamaan itulah yang membuat Genrun terasa hidup.
Yang bikin makin menarik, kegiatan ini bisa diikuti generus laki-laki maupun perempuan dengan tetap memperhatikan batasan dan keamanan. Suasananya nyaman, aman, dan tetap beradab.
Jadi apa aja sih kegiatannya?
Sesuai namanya, inti dari komunitas ini tentu saja lari. Sebelum mulai, peserta diajak pemanasan yang dipandu langsung oleh tim Genrun. Setelah itu, barulah running dengan rute yang sudah disiapkan. Soal pace? Santai saja. Di Genrun, berapa pun pace-mu, tetap bisa join. Ini bukan ajang balapan atau pamer kecepatan, tapi ruang untuk lari bersama demi mewujudkan sehat yang barokah, agar ibadah semakin semangat.
Untuk sementara, Genrun aktif diadakan setiap hari Minggu meski belum memiliki jadwal tetap. Namun, Insya Allah kegiatan ini akan terus konsisten berjalan dengan berbagai masukan dan saran yang membangun. Buat kamu yang ingin tahu lebih banyak atau sekadar ingin melihat keseruannya, bisa langsung follow Instagram @generus.running.
Tujuan utama dari kegiatan ini sebenarnya sederhana, agar pemuda-pemudi LDII merasa nyaman dan terbiasa bergaul serta berteman dengan sesama generus. Apalagi lewat kegiatan yang positif dan menyehatkan, diharapkan dampak barokah yang dirasakan adalah tubuh yang lebih sehat dan semangat yang meningkat, baik dalam ibadah, sekolah, maupun pekerjaan.
Tak berhenti di Sukoharjo, harapannya komunitas ini bisa semakin meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Semakin besar Genrun, semakin besar pula perhatian publik terhadap pemuda-pemudi LDII sebagai generasi yang aktif, sehat, dan membawa pengaruh positif.
Jadi, sudahkah kamu tertarik buat Running bareng Genrun? Karena sehat itu ikhtiar, dan barokah itu tujuan.










Leave a Reply
View Comments