Generus Indonesia
Kebutuhan Penyintas yang Jarang Terpikirkan. Gambar: Generus

Ini dia 4 Kebutuhan Penyintas yang Jarang Terpikirkan

Oleh Thifla Thuwaffa Isqy

Indonesia merupakan negara yang “langganan bencana”, hampir tiap akhir tahun wilayah Indonesia dilanda bencana alam seperti gempa, tsunami, erupsi gunung berapi, longsor, banjir dan lainnya. Bukan tanpa sebab, Indonesia merupakan negara yang dilewati cincin api pasifik. Selain itu, empat lempeng tektonik aktif melewati nusantara ini, diantaranya Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Filipina (atau Laut Filipina).

Luasnya wilayah, dan medan yang berat membuat proses evakuasi maupun penyaluran bantuan menjadi tantangan tersendiri. Penyintas menderita bukan saat kejadian bencana saja. Mereka kehilangan segalanya, rumah, ternak, harta bahkan keluarga tercinta.

Di balik segala duka dan lara para penyintas, sifat “gotong royong” warga Indonesia membawa secercah harapan. Donasi hilir mudik berdatangan dari para donatur, bukan hanya dari si kaya, tapi kelas menengah mulai dari budak korporate hingga pedagang kaki lima menyisihkan dananya.

Kalau kamu mau ikut berdonasi khusunya barang, yuk cek dulu kebutuhan penyintas, seperti obat-obatan, pakaian, alat tidur. Selain barang tersebut, ini dia 4 barang mungkin tidak terpikirkan tapi dibutuhkan penyintas:

1. Pakaian Dalam Baru

    Mayoritas orang akan berdonasi pakaian layak, tapi pakaian dalam tidak kalah mendesak. Kamu bisa berdonasi pakaian dalam wanita maupun pria bahkan pakaian dalam anak-anak ke shelter pengumpulan donasi terdekat. Tapi harus pakaian dalam baru ya!

    2. Alat Tulis dan Lukis

      Alat tulis dan lukis seperti school kit dapat menjadi pilihan donasi kamu. Meskipun, bangunan sekolah mereka ambruk namun semangat belajar tidak boleh runtuh. Selain itu, anak-anak bisa mengasah kreativitasnya di kala kondisi seadanya.

      3. Mainan Anak

        Anak-anak penyintas bencana lebih rentan terbebani secara psikis. Hal ini disebabkan anak-anak masih belajar mengenali dan mengolah emosinya. Sebagai bantuan psikologis awal atau dikenal sebagai Psychological First Aid (PFA), anak-anak akan diajak bermain, mendengarkan dongeng dan kegiatan menyenangkan lain yang dapat mengalihkan perhatian mereka. Kamu bisa turut andil membahagiakan mereka dengan berdonasi mainan, seperti boneka, miniatur mobil, alat permainan tradisional dan lainnya.

        4. Paket Higienis

          Bisakah terbayangkan jika kita tinggal di pengungsian dalam keadaan datang bulan? Atau bayi yang butuh berganti popok dalam setiap beberapa jam? Mari kita pahami bahwa penyintas kesulitan dalam mengakses air bersih, maupun barang habis pakai higienis. Donasi pembalut maupun popok bayi merupakan barang penting yang bisa kamu kirimkan ke penyintas.

          Itu dia empat barang anti mainstream yang dibutuhkan penyintas bencana. Mari kita berdoa untuk saudara kita yang terdampak agar diberikan ketabahan, kesabaran dan dapat segera pulih dan bangkit.