Oleh Nabila Kartika Luthfa
Hai Sobat Generus Indonesia! Beberapa tahun terakhir ini, minuman berwarna hijau cerah ini merajai kafe-kafe modern dan feed media sosial. Yaps matcha, bubuk teh hijau halus dari Jepang yang bukan hanya sekadar minuman kekinian tetapi menarik secara visual. Di balik warnanya yang unik, matcha juga menyimpan segudang manfaat kesehatan yang menjadi alasan utama mengapa popularitasnya terus melonjak**.**
- Jadi Sumber Energi Stabil
Banyak orang beralih dari kopi ke matcha karena alasan energi. Meskipun matcha juga mengandung kafein, cara tubuh menyerapnya sangat berbeda. Menukil Biological Psychology atau Nutritional Neuroscience, kafein dalam kopi cenderung memberikan lonjakan energi yang cepat, diikuti oleh penurunan mendadak (crash atau jitters). Selain itu, matcha kaya akan L-Theanine, asam amino unik yang membantu memperlambat penyerapan kafein. Kombinasi ini menghasilkan dorongan energi yang lebih lembut, stabil, dan bertahan lama (sekitar 4-6 jam), sekaligus meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan rasa gelisah atau jantung berdebar.
- Tingkatkan Fokus dan Kejernihan Mental
Kandungan L-Theanine tidak hanya mengatur kafein, tetapi juga memiliki manfaat tersendiri bagi otak. Menurut penelitian L-Theanine telah terbukti meningkatkan aktivitas gelombang alfa di otak, yang dikaitkan dengan keadaan relaksasi tanpa kantuk dan fokus yang mendalam. Matcha juga membantu meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan kejernihan mental, menjadikannya minuman ideal untuk belajar atau bekerja.
- Antioksidan Tinggi (EGCG)
Menukil American Journal of Clinical Nutrition atau Cochrane Database of Systematic Reviews, matcha jauh lebih unggul dalam hal antioksidan dibandingkan teh hijau biasa. Ketika Anda minum teh biasa, Anda hanya mengonsumsi air rendaman daun, tetapi saat minum matcha, Anda mengonsumsi seluruh daun teh yang telah digiling halus. Matcha mengandung antioksidan tinggi yang disebut katekin, terutama Epigallocatechin Gallate (EGCG). EGCG adalah antioksidan kuat yang membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, melindungi sel dari kerusakan oksidatif, dan berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis. Matcha dapat memiliki kandungan EGCG hingga ratusan kali lipat lebih tinggi daripada teh hijau biasa.
- Jaga Kesehatan Jantung dan Metabolisme
Manfaat matcha meluas hingga ke sistem kardiovaskular dan pengaturan berat badan. Menukil The effect of green tea on blood pressure and lipid profile: a systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials katekin, khususnya EGCG, mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), trigliserida, dan tekanan darah, yang semuanya merupakan faktor risiko penyakit jantung. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa EGCG pada matcha dapat membantu meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak (termogenesis) secara alami. Ini alasan matcha sangat populer jadi suplemen mendukung program penurunan berat badan.
- Jaga Kesehatan Hati dan Detoksifikasi
Matcha mengandung zat klorofil yang tinggi, yang memberinya warna hijau cerah. Klorofil diketahui memiliki kemampuan detoksifikasi, dan antioksidan di dalamnya memainkan peran penting dalam kesehatan organ vital. Antioksidan tinggi dalam matcha telah dikaitkan dengan perlindungan terhadap kerusakan sel hati, membantu mengurangi risiko penyakit hati, dan mendukung fungsi detoksifikasi alami tubuh.
Semua alasan kesehatan diatas membuat matcha jadi minuman favorit. Tapi diingat ya sobat gen! Untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimal, pilihlah pure matcha atau ceremonial grade dan batasi penambahan gula serta pemanis berlebihan. Salam sehat Sobat Gen!










Leave a Reply
View Comments